• Rajalele

    Rajalele SuperNASA

  • lab Natural nusantara

    LAB NATURAL NUSANTARA

  • UDANG VITERNA

    UDANG VITERNA

  • JAMUR TIRAM POCNASA

    JAMUR TIRAM POCNASA

  • AYAM VITERNA

    AYAM VITERNA

KOMBINASI PAKAN AYAM IRIT



Beberapa waktu lalu bertemu teman lama reuni sekaligus mendapat "awu anget", mendengarkan curhat beliau mengenai usaha ternak ayamnya yang mau ditutup. Beliau sudah tidak sanggup lagi mengatasi kenaikan harga pakan. Sedangkan harga ayam di kandang seringkali tidak mampu mengimbangi biaya yang beliau keluarkan. Hal yang sama juga terjadi pada salah satu saudara yang telah 2 tahun menggeluti ternak ayam beberapa tahun lalu. Apakah ini berarti pakan masih berulangkali menjadi tantangan para peternak ayam?

Hasil diskusi mengenai pakan dengan seorang teman yang berhasil beternak ayam pedaging, setidaknya bisa saya sarikan dalam 2 hal yang saling berkait, tentu dengan bahasa saya, yaitu:
  1. Standart genetik
  2. Efisiensi produksi

Standart Genetik
Awalnya saya tidak mengerti istilah standar genetik ini muncul dalam ternak ayam pedaging. Setelah dijelaskan panjang lebar, ternyata standart genetik adalah kemampuan produksi suatu jenis (strain) ayam pedaging, yang dirancang oleh "pabrik" dihubungkan dengan tingkat bobot pakan, bobot daging, dan umur ayam tersebut.
Dirancang oleh pabrik ayam secara genetik apakah bisa? Entah lah yang jelas setiap produsen DOC memiliki standart baku mengenai kualitas "produk"nya. baik dalam hal DOC maupun perkembangan DOCnya. Misalnya bahwa ayam pedaging strain A dari Produsen X, punya standart jika jumlah pakan 2000g yang diasup akan menghasilkan bobot ayam 1500g pada umur 30 hari. Pada umur 7 hari angka standartnya berbeda dengan umur 28 hari, dst.
Bagaimana jika pakan yang diberikan kurang atau berlebih dari yang disetel oleh genetiknya? ayam sebagai mahluk hidup secara alamiah tentu punya mekanisme tertentu. misal jika berlebih maka pakan ayam akan dibuang lewat kotorannya, dan nutrisi ikut terbuang. Maka tidak aneh jika dalam usaha peternakan ayam pedaging seringkali ada demo dari masyarakat sekitar peternakan karena bau kandang yang disebabkan karena sisa pakan yang tidak diserap.

Efisiensi Produksi
Jika pakan yang diberikan dibanding dengan pertambahan bobot ayam dihitung, maka akan diketemukan angka yang menunjukkan efisiensi produksi ayam pedaging. misalnya pada umur 28 hari 20 ekor ayam kita timbang menghasilkan bobot 30kg sedangkan pakan yang kita berikan  selama 28 hari adalah 50 kg, maka setiap kg pakan akan menghasilkan 0,6 kg bobot ayam.
Pertanyaannya, apakah bisa terjadi efisiensi pakan lebvih baik dari stantard genetik yang telah dibakukan oleh "pabrik" DOC?

....akan dilanjutkan esok............

1 komentar:

  1. Pakan irit bisa diukur dengan ketetapan atau Rumus FCR yaitu total konsumsi pakan (kg) dibagi dengan total daging panen (kg). selanjutnya FCR tersebut bisa dibandingkan dengan standar breeder. Bisa dikatakan lebih irit kalau FCR lebih kecil dari standar breeder

    http://nasa-tasik.com/pertanian/peternakan/paket-peternakan/

    BalasHapus

TULISAN TERKAIT